SHARE
Mantan Kepala BP Migas, Raden Prijono

Jakarta, GEO ENERGI – Mantan Kepala BP Migas, Raden Prijono dinyatakan sebagai pembuat kebijakan terkait penunjukan langsung BP Migas terhadap PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI). TPPI ditunjuk sebagai pelaksana penjualan kondensat bagian negara pada 2009-2010.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak. “Yang membuat kebijakan untuk penunjukan langsung itu Kepala BP Migas,” kata Victor, di Mabes Polri Jakarta, Jumat (22/5/2015).

Dikatakan Victor, sesuai tugasnya Kepala BP Migas memang berwenang membuat kebijakan, sehingga kewenangan tersebut harus dipertanggungjawabkan. “Dia (Raden Prijono) itu pembuat kebijakan,” papar dia.

Sebelumnya, Prijono membantah dirinya menyalahi aturan dalam penunjukan langsung PT TPPI oleh BP Migas. Pada Rabu (20/5) malam, usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, ia mengaku telah menjelaskan wewenang dan tupoksi Kepala BP Migas. “Saya mengikuti peraturan dan kebijakan pemerintah,” kata Prijono.

Informasi yang dihimpun Geoenergi, kasus ini bermula dari penunjukan langsung SKK Migas terhadap PT TPPI dalam penjualan kondensat pada 2009-2010. Tindakan Prijono dinilai menyalahi peraturan BP Migas Nomor KPTS-20/BP00000/2003-50 tentang Pedoman Tata Kerja Penunjukan Penjual Minyak Mentah/Kondesat Bagian Negara dan Keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-24/BP00000/2003-S0 tentang Pembentukan Tim Penunjukan Penjualan Minyak Mentah Bagian Negara.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here