SHARE
SPBU Foto: Mersiu/EWI

Jakarta, GEO ENERGI – Dalam acara diskusi hari ini di Resto Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan yang bertajuk, “Rupiah Anjlok, Peringatan Dini Krisis Ekonomi?”, Salamudin Daeng yang merupakan dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia selaku pembicara menegaskan beberapa poin penting yang menjadi kegagalan dari pemerintah era Joko Widodo.
“Ada 5 poin kegagalan pemerintah kita,” ucap Salamudin Daeng. “Pertama, pemerintah gagal memahami ekonomi kita. Kedua, pemerintah gagal memahami atau menjalankan stabilatas ekonomi. Ketiga, pemerintah gagal untuk memperbaiki pendapatan masyarakat bawah. Keempat, pemerintah gagal memimpin lembaga di luar eksekutif. Kelima, kegagalan pemerintah menjaga stabilitas politik,” tambahnya, Minggu (5/4).
Hal tersebut beliau paparkan dikarenakan hancurnya perekonomian negara dan kekisruhan suasana politik di Indonesia. “Kebutuhan rakyat semakin tinggi. Kenaikan listrik, bbm, membengkaknya utang Pertamina, PLN dan lain-lain, merupakan contoh nyata kegagalan pemerintah,” tegasnya.
Selain daripada itu, beliau juga menambahkan bahwa campur tangan asing akan perekonomian di Indonesia pun semakin bertambah parah. Birokrasi yang belum menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik, merupakan salah satu elementer terpenting yang diperebutkan. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here