SHARE
Yusri Usman, Executive Director Center of Energy and Resources Indonesia (CERI)

MIGASNESIA.COM — Pengamat energi dan Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengatakan Staff khusus BUMN Arya Sinulingga mengatakan kelangkaan Dexlite saat ini karena ada perubahan komsumsi dari Bio Solar ke Dexlite diduga ada sebuah kebohongan, pertanyaan mengapa Pertamina dex juga ikut langka sejak tanggal 10 Desember 2019?

“Diduga ada informasi yang keliru diterima Arya, aneh kalau staff khusus Meneg BUMN bisa dibohongi oleh pejabat Pertamina, sehingga kalau dia dapat informasi keliru, maka staffsus BUMN Arya Sinulingga bisa dikatakan ikut berbohong juga kepublik,” ujar Yusri  pada Senin 16 Desember 2019 malam.

Dengan kelangkaan total saat ini selama seminggu untuk Pertamina Dex dan Dexlite, maka saya semakin percaya dengan keterangan staff khusus PT Pertamina Persero Rifky Effendi Harjanto bahwa stock BBM Pertamina kenyataan hanya 12 hari saja atau dibawahnya, meskipun belakangan dibantah oleh VP Corcom Pertamina Fajiriah Usman mengatakan bahwa stock BBM Pertamina 25 hari.

Menurut Yusri, sekarang dengan kejadian langka ini, malah menurut perkiraan saya stock BBM Pertamina bisa hanya sekitar 7 hari. Berdasarkan kasus kelangkaan Dexlite dan Pertamina Dex ini bisa langka memdadak hanya 2 hari setelah kilang Dumai Block Out pada 9 Desember 2019. Kilang Balikpapan yang selama ini memproduksi Pertamina Dex ada kebijakan Direksi Pertamina merubah mode operasinya memproduksi Avtur, sehingga begitu kilang Dumai “Black Out” maka segera terjadi kelangkaan Pertamina Dex dan Dexlite di SPBU Pertamina, lucunya kita malah lebih mudah beli solar berkualitas di SPBU Shell dan Total daripada SPBU Pertamina, beber Yusri.

“Tetapi anehnya semua pejabat Pertamina bungkam alias tidak menjelaskan apa penyebab kelangkaan Dexlite dan Pertamina Dex di Jabotabek,”tegasnya.

Sebelumnya Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mnegatakan kelangkaan Dexlite dan Pertamina Dex di DKI Jakarta dan Bogor, Tangerang, dan Bekasi sudah didapat tambahan supply dari kilang Dumai dan Senin ini sudah tersedia di sekitar Jabodetabek, dan semalam sudah mulai didistribusikan tambahan supply untuk masyarakat.

“Kita harapkan masyarakat tidak khawatir untuk ketersediaan Dexlite,” imbuh Arya kepada media.

Pihak Kementerian BUMN akan mengusut penyebab kelangkaan Dexlite dan Pertamina Dex di DKI dan Jabotabek, yang diduga ada permainan, Arya menjawab, “Tentunya jika ada indikasi ke hal itu kami akan menindak secara tegas, terimakasih infonya kami akan minta penjelasan secara komprehensif ke Pertamina perihal ini”.

Namun menurut Arya, info dan laporan sementara ini murni karena adanya perubahan pola konsumsi masyarakat yang beralih ke Dexlite yang secara kualitas lebih baik dan ramah lingkungan.

Lebih jauh Arya mengutarakan agar kelangkaan Dexlite dan Pertamina Dex tidak terjadi lagi, pihaknya akan memonitor secara ketat dan meminta laporan secara harian ke Pertamina. “Kita juga sudah memonitor Pertamina membentuk Satgas untuk pelayanan liburan natal dan tahun baru untuk bisa memastikan ketersediaan stock,” tandas Arya.|RHE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here