SHARE
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membuka event Gas Indonesia Summit & Exhibition (GIS) 2018 yang diadakan di Jakarta Convention Center pada 1-3 Agustus 2018./ATA

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bahwa mantan wakil menteri ESDM Arcandra Tahar akan duduk sebagai komisaris utama di PT PGN Tbk.

Hal ini ia ungkap dalam sebuah wawancara dengan salah satu tv swasta, saat ditanya siapa-siapa saja mantan pejabat yang sudah masuk dalam radarnya untuk ditempatkan di pelat merah.

Beberapa nama yang mencuat di publik misalnya adalah Ignasius Jonan, Susi Pudjiastuti, dan Arcandra Tahar. Terkait hal ini, Erick memastikan bahwa sampai saat ini belum ada nama Jonan dan Susi. “Pak Arcandra ada di TPA  komisaris utama PGN,” kata Erick dalam wawancara yang disiarkan oleh Metro TV, Senin (16/12/2019).

PGN bakal menggelar RUPS LB pada 21 Januari 2020. Dalam RUPSLB ini ada agenda pergantian direksi dan komisaris.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan nama mantan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, masuk dalam bursa calon bos perusahaan berkode saham PGAS tersebut.

“(Arcandra) masuk bursa ya masuk, belum tahu direksi atau komisaris,” kata Arya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Arcandra adalah Wamen ESDM periode Oktober 2016-Oktober 2019 dan Menteri ESDM periode Juli 2016-Agustus 2016.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan ada masih ada mantan yang akan mengisi posisi di perusahaan BUMN yang akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat.

“Ada, ada. [Mantan] Wamen. Ada wamen [mantan] akan dapat tempat,” kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Salah satu wakil menteri yang santer namanya disebut-sebut akan mendapatkan kursi adalah mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar.

Arya tak menyebutkan secara spesifik BUMN mana yang akan diisi nantinya. Namun, BUMN yang dalam waktu dekat akan melaksanakan RUPSLB adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS).

Dalam surat yang disampaikan PGAS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPS akan digelar pada 21 Januari 2020. |dbs/mgs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here