SHARE
Dwi Soetjipto

MIGASNESIA – Dwi Soetjipto resmi dilantik menjadi Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Dwi dipilih untuk mengisi kekosongan kursi kepala SKK Migas pasca ditinggalkan Amien Sunaryadi yang sudah habis periode tugasnya.

Dwi memang bukanlah sosok baru di dunia migas. Dia sempat menduduki kursi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode 2014-2017. Saat menjabat 28 November 2014, Dwi merupakan Direktur Utama BUMN pertama yang diangkat dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), berdasarkan prinsip meritokrasi.

Dwi dipilih berdasarkan hasil tes tertinggi di antara kandidat lain, dan dibebani tugas khusus memberantas mafia migas dalam tubuh Pertamina. Pada 13 Mei 2015, Soetjipto mengumumkan pembubaran salah satu anak usaha Pertamina yang merugikan, Pertamina Energy Trading (Petral).

Dwi juga mengeluarkan produk Pertalite untuk menambah daya saing produk di level hilir. Belum setahun setelah dilantik, Oktober 2015, Pertamina dianugerahi Best Downstream Service & Solutions Company dan Soetjipto dianugerahi Asia Best CEO dalam Oil and Gas Awards 2015 oleh majalah internasional World Finance.

Pria kelahiran Surabaya, 10 November 1955 ini juga sempat memimpin perusahaan besar lainnya, seperti PT Semen Padang (2003-2005), PT Semen Gresik (2005-2012), hingga PT Semen Indonesia (2012-2014).

Pada saat di bawah kepemimpinannya, PT Semen Indonesia menyatukan Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa. Melalui kerja visionernya untuk memperluas operasi BUMN Indonesia di Asia, PT Semen Indonesia sudah membuka pabrik di negara Vietnam. Pers dan komunitas korporasi di Hanoi, Vietnam, memanggilnya sebagai Vu Van Qui atau Vu Vi Tho.

Dwi adalah eksekutif pertama sepanjang sejarah yang membawa BUMN Indonesia menjadi perusahaan multinasional. PT Semen Indonesia menjadi BUMN pertama yang berstatus multinasional (multinational state-owned company) setelah pembelian pabrik Thang Long di Hanoi Vietnam.

Sebagai informasi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan resmi melantik Dwi Soetjipto untuk menahkodai SKK Migas. SKK Migas merupakan kepanjangan tangan pemerintah yang bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama.

Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. |IN/MGS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here