SHARE

EnergyWorld.co.id – Sebagai perusahaan global spesialis di bidang manajemen energi dan automasi, Schneider Electric menggelar acara bertajuk Innovation Summit 2017 yang mengumpulkan para pemangku kepentingan dan pengambil keputusan di sektor energi dan inovasi untuk membahas persoalan industri dan rumah tangga selama dua hari berturut-turut (5-6 April) di Hotel Grand Mulia, Jakarta. Salah satu sesi penting dalam run down acara padat ini adalah diskusi panel bertema “The New World of Energi in 3Ds” yang mengangkat pentingnya upaya bersama untuk menciptakan dunia baru bagi energi masa depan. Rangkaian panel diskusi menghadirkan pakar-pakar pengelolaan energi dan pejabat tinggi negara seperti, Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, Ir. Rida Mulyana, lalu Anggota Dewan Energi Nasional RI, Ir. Tumiran, Prof. Ontoseno Penangsang selaku guru besar jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Marketing Director For Energy Business – Schneider Eletric, Surya Fitri, yang berhasil menggali potensi kerja sama antara pemerintah dan swasta dalam ranah pengelolaan energi berkelanjutan, efisien, dan aman di Indonesia.

Diskusi ini menjadi penting karena perubahan di dalam pengelolaan energi memang mutlak dibutuhkan. Di masa lalu, energi selalu tersentralisasi dalam hal pembangkitan, yaitu bermuara dari sumber energi yang tradisional, dan didistribusikan melalui grid elektrikal yang bersifat satu arah. Saat ini semuanya telah berubah ke dunia energi yang baru dengan pembangkit yang lebih terdesentralisasi, penambahan sumber baru terbarukan seperti tenaga matahari dan angin, serta energi yang terdekarbonisasi dan bersifat dua arah, semuanya tentu juga berdasarkan permintaan kuat dari konsumen. Grid energi yang baru nantinya akan jauh lebih digital dan dengan demikian lebih fleksibel, dinamis, dan terhubung dengan meningkatnya kebutuhan untuk kinerja yang lebih baik, terlebih di tengah dunia di mana listrik mengambil bagian yang lebih tinggi dari keseluruhan bauran energi.

Inovasi Schneider Electric yang dapat menjawab persoalan ini terintegrasi dalam paket yang disebut dengan EcoStruxure; sebuah arsitektur dan platform teknologi yang menyatukan energi, automasi, dan juga perangkat lunak (software) yang menunjang pengelolaan energi secara lebih baik dan terukur, terutama dalam hal keamanan, keterandalan, efisiensi, keberlanjutan, dan konektivitas. Platform ini memanfaatkan Internet of Things (IoT) sehingga semua unit ataupun perangkat dapat dikendalikan melalui internet protocol (IP). Pada akhirnya, tercipta innovation at every level atau inovasi di setiap level pengelolaan energi, dengan produk yang saling terkoneksi, edge control, ragam aplikasi fungsi analitik hingga di level pelayanan.

Sebagai jembatan antara Teknologi Informasi (IT) dan teknologi  operasional (OT), EcoStruxure memungkinkan konsumen memaksimalkan fungsi dari data yang mereka miliki. Secara spesifik, platform ini membantu menerjemahkan data menjadi sebuah informasi, yang langsung dapat ditindaklanjuti sehingga mampu menunjang keputusan bisnis yang lebih baik. Melalui EcoStruxure, Schneider Electric siap membawa Indonesia satu langkah lebih maju dalam dunia pengelolaan energi.

Country President Schneider Electric Indonesia, Xavier Denoly menyampaikan pesan pada salah satu kesempatan di Jakarta (5/4), “sebagai perusahaan global energi dan automasi yang sudah beroperasi di 100 negara, Schneider Electric menawarkan solusi terpadu di beberapa segmen pasar, termasuk menjadi pemimpin di sektor energi dan infrastruktur, proses industri, sistem building automation, dan data center/jaringan, serta menempati posisi terdepan di sektor residensial.”

Denoly menambahkan, acara akbar Innovation Summit 2017 merupakan salah satu perwujudan dari slogan perusahaan, Life is ON: komitmen untuk menyediakan solusi pengelolaan energi dan automasi yang aman dan terandalkan, di mana pun, untuk siapa pun, dan kapan pun.

“Hadirnya acara ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menyediakan solusi dan inovasi untuk siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Diskusi panel ‘The New World of Energy in 3DS’ ingin mengedepankan tiga dorongan mega-tren yang secara signifikan mendorong tingkat pengonsumsian energi di seluruh belahan dunia, yaitu urbanisasi, digitalisasi, dan industrialisasi. Ketiga hal ini telah mengakibatkan perubahan yang signifikan pada dunia energi,” tutup Denoly. | Fathurrahman Arroisi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here