SHARE
Istimewa

MIGASNESIA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) jelang pergantian tahun di Bali, aman.

Jonan menilai pasokan di Bali bisa memenuhi kebutuhan selama liburan pergantian tahun. Mengingat, Bali menjadi destinasi favorit dan diperkirakan akan mengalami kenaikan konsumsi baik BBM maupun LPG.

Adapun, kenaikan konsumsi diprediksi terjadi di beberapa produk seperti Pertalite yang meningkat sebesar 15% dibanding kondisi normal yang sebesar 406 kilo liter (KL) per hari. Selain itu, konsumsi Pertamax naik 12% dan Premium sebesar 7% dari rata-rata konsumsi harian yakni sebesar 1.481 KL per hari.

Sementara, untuk LPG 3 Kg diperkirakan mengalami kenaikan hingga 13% di atas rata-rata normal yang sebesar 13.495 ton menjadi sekitar 15.281 ton. Kenaikan ini didorong meningkatnya aktivitas memasak pada masa liburan tersebut. “Kami melihat kondisi di sini sampai akhir tahun tidak mengkhawatirkan, aman,” ujarnya, Kamis (29/12).

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Muchammad Iskandar mengatakan pasokan BBM nasional saat ini berada di level yang sangat aman dengan ketahanan 22 hari hingga 27 hari. “Kita sudah melakukan langkah antisipasi jika ada kenaikan konsumsi pada masa Natal dan Tahun Baru ini,” tambahnya.

Marketing Branch Manager Bali & NTB I Ketut Permadi Aryakuumara menjelaskan, berdasarkan pemantauan hingga 27 Desember 2016, konsumsi BBM masih terpantau normal dan dapat ditangani dengan baik.

Tak hanya BBM & LPG, Pertamina juga berupaya mengamankan pasokan avtur sebagai bahan bakar pesawat. Berkaca pada tahun lalu, masa liburan mendorong peningkatan perjalanan pesawat.

Pihaknya memprediksi kenaikan konsumsi avtur sekitar 10% dari rata-rata normal sekitar 2.000 KL per hari. Dia mengatakan hingga saat ini, konsumsi tertinggi terjadi pada 23 Desember dengan volume 2.189 KL per hari. Namun, pihaknya terus berjaga bila terdapat kemungkinan penaikan volume konsumsi avtur. “Kami akan pantau terus dan memastikan stok avtur aman,” pungkasnya. |sumber Moneter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here