SHARE
Istimewa

Kematian Pekerja Pengelola PLTN Diyakini Akibat Jam Kerja

Otoritas ketenagakerjaan Jepang secara resmi mengaitkan kematian seorang karyawan pengelola PLTN dengan jam kerja yang berlebihan.

Karyawan pria Perusahaan Tenaga Listrik Kansai yang berusia 40-an tahun, melakukan bunuh diri bulan April lalu di sebuah hotel di Tokyo saat dalam perjalanan bisnis.

Kantor inspeksi standar kerja daerah hari Kamis (20/10/2016) ini menyatakan kematiannya berkaitan dengan pekerjaan dan layak mendapatkan kompensasi.

Beban kerjanya mulai bertambah tahun ini sejak ia bertanggung jawab dalam pengajuan permohonan untuk mendapatkan persetujuan dari Otoritas Regulasi Nuklir Jepang untuk memperpanjang masa pengoperasian reaktor-reaktor tua perusahaan itu di PLTN Takahama di Provinsi Fukui.

Sumber-sumber menyatakan bahwa pria tersebut bekerja lembur lebih dari 100 jam dalam satu bulan sejak Januari lalu. Total jam lemburnya mencapai setidaknya 200 jam pada bulan Februari dan 150 jam selama 19 hari di bulan April sebelum bunuh diri. |NHK/MGS/DA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here