SHARE

MIGASNESIA –  Dalam sepekan ini bergulir terus kabar soal akan diangkatnya Menteri baru ESDM yang sudah dua bulan lamanya kosong yang diisi oleh Plt. ESDM Luhut Binsar Panjaitan paska Archandra Tahar yang berkasus karena berpaspor ganda.

Setelah diberhentikan oleh Presiden aneh juga Archandra Tahar tidak ada minta maaf atau permohonan atas kekeliruananya. Etika sebagai pejabat negara yang jadi Menteri 20 hai itu rasanya hambar. Harus AT meminta maaf secara terbuka, maka publik pun akan paham dan bersimpati, ini malah sering bersikap tertutup mengakatan bahwa wajahnya asli padang saya bukan Amerika.

ardianNamun kami ingin sampaikan bahwa saat ini kami berhasil mendapatkan wawancara Eksklusif dengan calon yang digadang kuat untuk kursi ESDM 1.

Bahwa telah hangat namanya dan dikuatkan pernyataan Mensesneg Pratikno saat ini sebagai Menteri ESDM sudah ada dan dari kalangan Profesional. Tapi apakah dia adalah Ardian Nengkoda.  Paling tidak kami sedang menulusurinya. Berikut adalah dialog MIGASNESIA dengan Ardian Nengkoda melalui WhatsApp Messenger pribadinya secara Eksklusif:

 

MIGASNESIA: Anda digadang masuk bursa terkuat ESDM dalam pekan ini?

Ardian Nengkoda: Mohon ijin saat ini saya low profile ya. Sumbang pikiran saya buat Indonesia jelas ada. Jiwa saya masih harus terus Indonesia… Ya saya serahkan ke Allah semua. Jabatan MenESDM itu haknya Presiden-lah yang tahu dan itu semua hak preoregatifnya.

MIGASNESIA: Kalau lihat CV Anda cocck. Karena Indonesia perlu segera….perlu Men ESDM yang mumuni pak. Bapak kayanya pas dengan segudang prestasi?

Ardian Nengkoda:  Bismillah. Semoga niat baik, action baik. Di ridhoi Allah
Amien….Saya serahkan pada Allah saja. Pun Saya tidak ambisi Namun hati saya Merah Putih. Ksatria untuk pulang kampung jika diinginkan dan dianggap mampu.

MIGASNESIA: Jika Anda diplih apa langkah awal pimpin ESDM?

Ardian Nengkoda: EEDM itu sejatinya bicara Marwah Energi bukan hanya migas
sejati-nya Marwah Energ akan bawa untuk harkat hidup orang banyak, untuk Anak cucu kita. Untuk bumi Indonesia. Bumi..pertiwi…Energi untuk negeri. Itu sebenarnya yang dimaksud Marwah Energi. Sehingga seharusnya yang jadi program adalah ketahanan Energi memiliki marwahnya

MIGASNESIA: Memang bagaimana Anda saat ini melihat ESDM?

Ardian Nengkoda: Orang banyak bilang masalah ESDM Indonesia terlalu pelik. Beratus orang hebat, beratus program Kerja, apa yg kurang harusnya bisa sejalah marwah energi itu. dengan Ketegasan, niat baik. Dari dalam pemimpinnya harus berani Tegas, dan semua harus dibereskan.

MIGASNESIA: Langkah awalnya bagaimana benahi itu?

Ardian Nengkoda: Urai satu satu masalah saya. Saya mantan aktivis UI, sayap punya Jiwa itu. ESDM harus juga bermitra dengan media, rakyat, Universitas, LSM sebagai partner kebijakan. Di luar negeri itu semua korporasi harus transparensi dan accountable saya akan bawa ke arah sana. Sayang masih banyak korporasi itu alergi dengan perubahan dan transparensi. Nanti  semoga berubah saya percaya untuk semua kebenaran.

MIGASNESIA: Bisa beranndai-andai jika Anda jadi ESFDM1?

Ardian Nengkoda: Secara ilmiah Rata Rata hidup manusia adalah 65-70 Tahun. Dunia yg fana. Cepat sekali. Kita cari kebaikan saja yang abadi. Saya siap cari mati untuk pulang kampung. Ya semua Allah yang atur. Saya serahkan pada Allah. Dengan usaha tentu.
Saya lihat sedih itu pahlawan kita Semua Kemerdekaan bukan barang gratis
Harus terus dikawal negeri ini… Hehehe niat Saya sederhana. Saya Mau Cari mati. Jika Di beri kepercayaan bangun ESDM indonesia.

Namanya Ardian Nengkoda dikenal seorang professional yang luar biasa. Dia adalah satu-satunya orang Asia yang memenangkan penghargaaan Society of Petroleum Engineers (SPE) 2015 dalam proyek-proyek regional, pembangunan fasilitas dan konstruksi minyak di Abu Dhabi, UAE, dan penghargaan Gas Processors Association (GPA) Annual Technical Conference (San Antonio, Texas). Dia juga pemilik 6 hak paten dalam bidang migas.

Ardian terkenal dalam bidang oilfield technologist dengan background pendidikan Doktor bidang Chemical Engineering (Offshore methane gas hydrate production research), dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang induatri oil and gas E&P, projects, on&offshore, deepwater, marginal field, EOR technology, unconventional gas development.

Memiliki pengetahuan mendalam dalam bisnis gas upstream, midstream and downstream, serta R&D. Dia telah berpengalaman mengerjakan mega project sepanjang Oman, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, UAE, Algeria, Sudan, GoM, Norway & UK, Brazil, Indonesia, Pakistan, Thailand, Malaysia dan Australia.

Diantara ratusan karya tulisnya adalah: Integrated water chemistry study to support oil field development scenario; Hydrate Problems in Gas Lift Production: Experiences and Integrated Inhibition, Understanding of Oilfield Souring and Effective Monitoring: A Case Study; Gas Hydrate Problems in Desert of Sultanate of Oman: Experiences and Integrated Inhibition Program Authors, dan ratusan karya lainnya.

Saat ini Ardian bekerka di Aramco sebagai arsitek pengembangan gas, yang memimpin dan mengatur pengembangan mega gas lepas pantai Offshore Mega gas (FDP, design sampling & PVT fluid characterization, flow assurance & production chemistry, production strategy, drilling plan, facilities concept and design). Juga aktif menjalankan organisasi non-profit dalam sektor pendidikan sustainable energy dan menjadi sukarelawan untuk SPE dan IATMI sejak 1997, dosen tamu, training instructor, menjadi pelatih dan mentor bagi mahasiswa-mahasiswa di banyak negara.

Pengalamannya adalah di bidang: field development, offshore project management, operation, smart field, oilfield chemistry, flow assurance, facilities engineering, O&G processing, subsea, EOR unconventional gas/FLNG technology, fluid, energy & water management.

MIGASNESIA: Ageda kedepan jika memang dipilih?

Ardian Nengkoda: Alhmdulilah Saya gak punya agenda Dan kepentingan Politik Karena background Saya professional. Umur sudah 42. Sudah setengah jalan menuju kubur. Mau hidup abadi dengan kebaikan. Kesempurnaan hanya milik Allah. Modal saya Alhmdulilah Semua menteri minyak timur tengah dan CEO Saya kenal baik. Alhmdulilah Saya presiden ahli minyak (IATMI) seluruh Timur Tengah.

Kalangan pebisnis Oil & Gas juga yang kami hubungi menyebutkan bahwa kalangan Oil & Gas menilai sepertinya pengalamannya sangat luas. Ardian memiliki pengetahuan oil and gas sangat baik. “Dia juga kenal banyak orang. Banyak kawan saya di middle east kenal dia,” kata serang pengusaha Gas yang sementara ini enggan disebutkan namanya.

Ardian adalah putra Indonesia yang mampu menorehkan prestasi dalam dunia perminyakan dan industri perminyakan, ia juga pernah bekerja di Arab Saudi dan peraih penghargaan atas kinerjanya di industri perminyakan dunia dari Society of Petroleum Engineers/SPE.

SPE merupakan sebuah organisasi perminyakan internasional yang beranggotakan insinyur perminyakan di seluruh dunia. Penghargaan ini diberikan kepada Adrian karena selama 11 tahun berkontribusi di dunia perminyakan.

Ia diketahui turut di dalam cukup banyak mega proyek perminyakan di dunia, selain itu Adrian juga telah banyak menyumbangkan kemampuannya di dalam konferensi dunia, karya-karya tulis ilmiah yang tentunya sangat penting bagi perkembangan industri perminyakan dunia.

Dengan penghargaan SPE yang diraihnya ini juga membuat nama Adrian Nengkoda tercatat dalam sejarah sebagai orang Asia pertama yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi itu.  | RHENOZ DHARMATATA 

ardian_spe-regional-award-2015-1-638Baca juga sekilas tentang ARDIAN NENGKODA berikut ini

Ardian Nengkoda, Ph.D. is an exceptional professional an Award Winning 2015 Society of Petroleum Engineers (SPE) Regional Projects, Facilities and Construction (Abu Dhabi, UAE) and 2014 Gas Processors Association (G PA) Annual Technical Conference (San Antonio, Texas).

Ardian is renowned as an oilfield technologist with Doctorate background in Chemical Engineering (Offshore methane gas hydrate production research) and has 20 years experiences in oil and gas industry E&P, projects, on&offshore, deepwater, marginal field, EOR technology, unconventional gas development. Strong knowledge in upstream, midstream and downstream gas business and R&D. Has worked on Mega project spanning across Oman, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, UAE, Algeria, Sudan, GoM, Norway & UK, Brazil, Indonesia, Pakistan, Thailand, Malaysia.

Currently he is working for Aramco as gas development architect. Lead and manage Offshore Mega gas development project both green/brown field (FDP, design sampling & PVT fluid characterization, flow assurance & production chemistry, production strategy, drilling plan, facilities concept and design). Actively serving non-profit organization in sustainable energy education sector and volunteering for SPE and IATMI since 1997, guest lecture, training instructor, coaching YP and mentoring university student around the world.

His expertise area are: field development, offshore project management, operation, smart field, oilfield chemistry, flow assurance, facilities engineering, 0&6 processing, subsea, EOR unconventional gas/FLNG technology, fluid, energy & water management. \MIGASNESIA

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here