SHARE

MIGASNESIA – Ada kabar yang memastikan bahwa Presiden Joko Widodo akan segera mengeluarkan rekomendasi orang yang akan ditempatkan untuk mengisi posisi Menteri ESDM.

Indikasi itu berdasarkan pernyataan Menko Bidang Kemaritiman sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM, Luhut Binsar Panjaitan di sela paparan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Konsorsium Riset Migas Kelautan: Realisasi vs Eksplorasi Migas Nasional” di Kampus UI Depok Rabu (7//2016).

“Tugas saya seminggu lagi, saya sudah capek,” Luhut mengeluh.

Luhut mengaku, pernyataannya itu berdasarkan firasatnya semata. Pasalnya, penentuan Menteri ESDM yang baru merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.

“Saya tidak berani berkomentar, tapi feeling (firasat) saya Presiden sudah punya nama,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku berharap Menteri ESDM definitif bisa segera masuk menggantikannya di kementerian tersebut.

Luhut juga mengaku jabatan Menteri ESDM akan diisi oleh kalangan profesional. Sayangnya, Luhut enggan memberikan pernyataan lebih lanjut nama-nama yang kemungkinan dipilih.

Pernyataan Luhut tersebut bukan pertama kalinya. Mantan Menkopolhukam itu juga pernah mewacanakan penunjukkan Menteri ESDM pada bulan lalu.

“Pasti tidak akan lama-lama. Masak lama-lama, memang kerjaan saya cuma itu? Secepat mungkinlah. Paling lambat bulan depan (September, ditunjuk Menteri ESDM baru),” katanya pada 16 Agustus 2016.

Sebelumnya, Kita tahu Luhut menjadi Plt Menteri ESDM menggantikan Arcandra Tahar yang diberhentikan karena kesandung dwikewarganegaraan pada 14 Agustus 2016.

Pada pagi ini redaksi mendapat rumors, sekali lagi  ini hanya kabar burung, semga saja “benar” bahwa Archandra Tahar akan kembali jadi MESDM. Lalu ada inf juga Rini Soemarno  (Rinso) tetap Meneg BUMN, kabar lainnya Dwi Cipto bertahan di Pertamina
namun ada nama Ahmad Bambang jadi Wadirut Pertamina dan Daniel Purba jadi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina serta Achmad Andriyansyah jadi Direktur Pengolahan Pertamina.

Ada juga kabar mengenai Rinso soal USD 5.000.000 is True, tetapi bukan Kasus Kereta Api Cepat, sebuah sumber  menyebutkan Langsung dari Petinggi Xinhua Agency kantor berita Antara China. “Tinggal menunggu Meledak aja..Sumber Uang USD 5.000.000 lewat WIL-nya Pejabat China tersebut yang saat ini sedang jadi Pesakitan KPK China,” kata sumber itu lagi.

Sumber itu juga menambahkan bahwa Pejabat Tinggi China tersebut Ex. Menteri PerkeretaApian China sudah mengaku Info dari Narasumber yang bisa dipercaya. “Tetapi tunggu hasil Putusan dari China aja..ntar lagi meledak,”katanya.

Inf lainnya bahwa kini makin anas adalah jika benar kasus ini terkuak maka “Rinso bakal digusur ke Kepala Satgas Tax Amnesti,” kata sumber itu. | RMN/ew/dm

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here