SHARE

MIGASNESIA – Pengelola PLTN Sendai di barat daya Jepang mengatakan tidak akan menghentikan reaktor-reaktor di PLTN itu meskipun ada permintaan dari gubernur Provinsi Kagoshima untuk menghentikannya guna memeriksa kembali keamanan.

Pengelola tersebut mengatakan sebagai gantinya mereka akan melaksanakan pemeriksaan khusus di waktu yang sama dengan pemeriksaan rutin reaktor-reaktor itu. Hari Senin (05/09/2016) presiden Perusahaan Tenaga Listrik Kyushu Michiaki Uriu menyerahkan balasan tertulis kepada Gubernur Satoshi Mitazono.

Balasan tersebut merupakan tanggapan atas permintaan gubernur untuk menghentikan operasi PLTN itu mengingat kekhawatiran yang meningkat di antara warga setelah gempa-gempa kuat melanda di Provinsi Kumamoto yang bertetangga.

Dalam balasannya Uriu mengatakan dalam pemeriksaan khusus itu para pekerja akan memeriksa peralatan dan fasilitas-fasilitas yang digunakan yang diminta oleh gubernur. Ia mengatakan pemeriksaan itu akan dilakukan di waktu yang sama dengan pemeriksaan rutin yang dijadwalkan pada bulan Oktober untuk reaktor No. 1 dan Desember untuk reaktor No. 2.

Langkah-langkah lain yang dijabarkan dalam balasan termasuk meningkatkan jumlah titik pemantauan gempa di sekitar PLTN itu sebanyak sekitar 10 dan menyiapkan lebih banyak kendaraan untuk mengevakuasi orang-orang dari fasilitas-fasilitas sosial di dekat PLTN. Mitazono menyebut balasan Uriu sangat disesalkan. Gubernur itu mengatakan dirinya akan membuat permintaan lain setelah pertimbangan lebih lanjut. | NHK/DSW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here