SHARE
Edwin Hidayat Abdullah foto: edwinhabdullah.com

MIGASNESIA – Akhirnya salah satu pejabat di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Edwin Hidayat Abdullah yang juga pengagas pembentukan induk usaha energi, yakni dengan skemanya adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengakuisisi anak usaha Pertamina, yakni Pertagas. Secara resmi diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) dari jabatan sebelumnya sebagai Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata.

Pengangkatan secara resmi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno ini sesuai dengan Surat Penyampaian Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor S-64/S.MBU/03/2016 tertanggal 29 MAret 2016 tentang pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina, terlebih hal tersebut tertuang dalam Anggaran Dasar Pertamina Pasal 14 Ayat 8 bahwa pengangkatan atau pemberhentian Dewan Komisaris merupakan kewenangan Menteri BUMN melalui RUPS Pertamina.

Edwin sebelumnya merupakan Direktur Business Development PT Global Perkasa Investindo pada 2010. Setahun kemudian, Edwin terdaftar sebagai anggota Audit Committee PT Golden Energy Mines dan juga sempat menjabat Komisaris PT Gas Resources Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan di Universitas Gajah Mada (UGM) pada 1995, dan sempat mengemban tugas di McGill University, Montreal, Canada, selama 1 tahun.

Kemudian Edwin melanjutkan pendidikannya sebagai Master of Public Management dari Lee Kuan Yew School of Government, NUS Singapore in Corporation di Kennedy School of Government, Harvard University, USA, pada 2005. Selain itu, Edwin juga tercatat sebagai IDEA Fellow di MIT (Massachusetts Institute of Technology) Sloan School of Management, Cambridge, USA, tahun 2008-2009.

Sehingga dengan masuknya Edwin sebagai wakil komisaris utama dapat dipastikan saat ini Pertamina memiliki lima anggota dewan komisaris dan tujuh anggota dewan direksi. Tanri Abeng menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Sedangkan anggota komisaris lainnya adalah Sahala Lumban Gaol, Suahasil Nazara, dan Widhyawan Prawiraatmadja. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here