SHARE
Dwi Sutjipto

MIGASNESIA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengaku pihaknya semakin berpeluang untuk melakukan pengelolaan di Blok Masela, yang berada di Maluku. Hal ini terlihat dari keleluasaan Perseroan dapat masuk dalam ruang data atau data room ladang kaya gas yang berada di Laut Arafura untuk mempelajari blok migas tersebut.

“Oleh karena itu, saat ini kami akan segera melaksanakan untuk masuk di data room-nya Blok Masela,” ujar Dwi pada media pekan lalu, yang ditulis pada Senin (28/3/2016).

Dwi mengungkapkan jika pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan operator Blok Masela yakni Inpex Corporation. Perusahaan asal Jepang itu terlihat memberi kesempatan kepada Pertamina untuk dapat bisa mengelola blok itu.

Lebih lanjut Dwi mengatakan akan melakukan negosiasi guna emperoleh jumlah yang bisa dikelola. Meski perusahaan minyak dan gas bumi (migas) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ingin menguasai hak pengelolaan sekitar 10 sampai 20 persen. Namun hal tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan kedua kontraktor Blok Masela Inpex Corporation dan Shell.

“Masih dibicarakan, Mengingat hak pengelolaan Blok Masela saat ini 65 persen dipegang oleh Inpex, sisanya dimiliki Shell,” terangnya. (REZA)‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here