SHARE

MIGASNESIA – Sejak diputuskan oleh Presiden Joko Widodo pembangunan pengembangan Blok Masela di darat, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said telah menyiapkan 4 langkah untuk mengawal keputusan tersebut.

Pertama, Menteri ESDM Sudirman Said telah mengirimkan surat kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi/SKK Migas, untuk melakukan studi ulang atas usulan revisi Plan of Development/POD.

Kedua, SKK Migas telah melakukan komunikasi dengan operator Blok Masela pada Rabu (23/3) malam. Pertemuan ini bertujuan untuk menjelaskan keputusan pemerintah yang sudah memilih skema perngembangan di darat.

Ketiga, Menteri ESDM Sudirman Said telah menugaskan SKK Migas untuk melakukan komunikasi dengan pejabat daerah seperti Gubernur, Bupati dan para pemangku kebijakan di Maluku, guna memahami serta mendukung keputusan yang telah diambil Presiden tersebut.

Keempat, Sudirman Said telah meminta SKK Migas untuk mengawal ketat proses pengkajian ulang revisi POD agar masa waktu penundaan keputusan final akhir investasi atau final investment decision/FID tidak terlalu lama. Jika memang proyek tersebut harus tertunda dan Inpex menilainya tidak ekonomis, maka pemerintah akan memberi peluang untuk perpanjangan kontrak pengelolaan Blok Masela, dengan syarat yang telah ditentukan pemerintah.

Kemudian Inpex baru dapat mengajukan perpanjangan kontrak Blok kaya gas paling cepat tahun 2018 atau 10 tahun sebelum masa kontraknya berakhir pada 2028. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here