SHARE
Menteri ESDM, Sudirman Said

MIGASNESIA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM Sudirman Said membantah semua isu yang berkembang di masyarakat, tentang pengunduran dirinya akibat tidak direstui tentang pengembangan Blok Abadi, Masela, oleh Presiden Joko Widodo/Jokowi.

“Saya tidak pernah mengatakan bertahan offshore atau onshore. Saya di sini netral. Karena Presiden akan memberikan keputusan yang baik,” ujar Sudirman Said saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta.

Sudirman menuturkan, keputusan tersebut bukanlah mencari siapa pemenang dan siapa yang kalah. Namun keputusan tersebut mencari yang terbaik diantara pengembangan di darat ataupun dilaut. Terang dia seolah tidak terjadi perselisihan selama ini.

“Ini kan bukan pertandingan bola. Jadi tidak ada kalah menang. Ini public policy, jadi yang terbaik untuk masyarakat,” ucap dia.

Meskin demikian, tidak dapat dipungkiri jika Sudirman berselisih pendapat terkait pembangunan fasilitas pengembangan Blok Masela dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Sudirman menyarankan pembangunan kilang laut/Floating LNG, sementara Rizal Ramli meminta pembangunan Blok Masela dilakukan di darat/onshore LNG.

Untuk itu Sudirman meminta jangan ada isu soal mudur dari jabatan dilempar kemasyarakat. Pasalnya Sudirman tidak akan mundur karena masih banyak tugas negara yang harus dilakukan.

“Mundur, urusan masih banyak. Jadi kita menjalankan tugas negara sebaik-baiknya. Tidak ada pikiran itu sama sekali. Spekulasi mundur enggak ada lah. Jadi sekarang waktunya move on. Stop polemik. Beri kesempatan bekerja, beri kesempatan SKK Migas mengawasi semaksimal mungkin,” tutup mantan dirut PT Pindad itu. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here