SHARE
Foto: lensaindonesia

MIGASNESIA – Selain mengajukan Dana Ketahan Energi/DKE melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan/APBN-P 2016, pemerintah melalui Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral/ESM juga meminta tambahan anggaran untuk pembangunan infrastruktur energi.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji mengatakan, permintaan tersebut lantaran masih banyak infrastruktur energi yang belum terbangun. Sehingga dengan pengajuan tambahan anggaran energi untuk membangun jaringan gas.

“Di ditargetkan 2019, terbangun jaringan gas untuk 1,2 juta sambungan rumah. Namun dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang akan disahkan dalam waktu dekat, target tersebut naik menjadi lima juta sambungan rumah tangga.” terang Pamudji di Jakarta.

Lebih lanjut saat ditanya berapa besar penambahan anggaran yang akan di ajukan pihak kementerian, Pamudji masih belum mengatakan. Namun pada 2016 Kementerian ESDM mendapat anggaran sekitar Rp 8,5 triiun, dan sekitar Rp 765 miliar dalam anggaran tahun lalu yang belum terserap.

“Kami harapkan dana itu bisa masuk dalam anggaran perubahan. Kalau betul ada alokasi atau pagu itu, kami akan ajukan,” Tutup dia. (REZA)‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here