SHARE
Menteri ESDM, Sudirman Said

MIGASNESIA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM tengah mempersiapkan pendanaan untuk membangun cadangan penyangga Bahan Bakar Minyak (BBM) selama tiga pulah hari atau satu bulan.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, rencana ini berguna sebagai penyangga energi dipergunakan untuk mengatasi kondisi krisis dan darurat energi.

“Saat ini pemertah tengah mempersiap aturan teknis untuk cadangan penyangga. Dalam lima tahun ke depan,” kata Sudirman Said di Jakarta.

Sudirman menjelaskan, pembangunan ini sangat berguna. Hal itu dikarenakan Indonesia belum mempunyai cadangan penyangga yang penting untuk meningkatkan ketahanan energi di masa depan.

Sedangkan untuk pembangunan ini, direncanakan dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/APBN. “Mungkin ada alokasi dari APBN,” terangnya.

Saat ini Indonesia menjadi negara yang tertinggal untuk kepemilikan cadangan penyangga. Padahal negara-negara tetangga sudah memiliki penyangga lebih dari tiga bulan.

Dari data yang dihimpun Energy World Indonesia, Myanmar memiliki cadangan penyangga sebanyak empat bulan, Jepang punya cadangan penyangga enam bulan, Amerika Serikat tujuh bulan dan Vietnam dua bulan. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here