SHARE
SPBU Foto: Mersiu/EWI

MIGASNESIA – Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi/Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM, memastikan belum dapat memperkirakan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar baru pada April sebelum 25 Maret 2015.

Direktur Jenderal Migas, IGN Wiratmaja Puja mengatakan alasan utama karena harga diputusakan dari rata-rata harga minyak dunia. Untuk saat ini harga minyak masih belum stabil, meskipun saat ini sudah menunjukan tran kenaikan.

“Kita (Pemerintah) belum bisa putuskan lihat rata-rata tiga bulan ya. Jadi (Keputusan finalnya) sampai 25 Maret,” ujar Wiratmaja, saat dikomfirmasi di Jakarta.

Meski tran kenaikan harga minyak dunia membuat pemerintah belum memutuskan harga jual BBM. Namun tren ini menunjukan angin segar bagi pelaku industri migas nasional. Pasalnya pelaku industri akan kembali kelevel hijau atau membaik.

“Jika ini naik, insyaAllah ada titik yang seimbang dan stabil ya,” tuturnya.

Sekedar informasi, Sebelumnya Wiratmaja telah mengungkapkan perubahan harga BBM paling cepat pada akhir Maret 2016. Dimana pemerintah menilai sudah memiliki data yang cukup komplit untuk memperkirakan harga BBM baru tersebut. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here