SHARE
ilustrasi

MIGASNESIA – Dunia tengah gencar memproduksi mobil yang bersih, salah satunya mobil yang menggunakan listik. Namun kenyataannya Indonesia masih tertinggal danbmungkin belum sama sekali memikirkan hal tersebut.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi/EBTKE, Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan saat ini pemerintah masih fokus membahas pengembangan penyediaan infrastruktur untuk penggunaan gas, meski telah membahas tentang mobil listrik.

“Itu (mobil listrik) juga diperbincangkan, tapi belum jadi fokus kita,” terang Rida saat di hubungi di Jakarta.

Dia melanjutkan, jika memang kenyataannya penyediaan mobil listrik sulit. Dapat dipastikan pemerintah mengerjakan pekerjaan yang bisa terlebih dahulu, meski tidak menutup kemungkinan akan dikerjakan juga untuk mobil listrik.

“Yang mana yang lebih baik? Kembangkan BBM ke BBG? Atau BBM langsung ke listrik? Kalau saya yah lakukan apa yang bisa saya lakukan dulu,” tuturnya.

Lebih lanjut Rida mengatakan, peta pekerjaan Kementerian sudah terlihat untuk pertama SPBG akan dikerjakan terlebih dahulu. Pasalnya gas sudah sangat dibutuhkan olehbmasyarakat untuk mengganti energi fosil.

Selain itu, pihaknya juga tengah sibuk dengan pekerjaan rumah percepatan elektrifikasi di kawasan Timur Indonesia. Guna meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Yang saya tekankan kita harus punya prioritas. Saya akan lebih banyak juga mencurahkan pada berbagi terang (listrik) pada saudara-saudara kita di timur, daripada kemudian saya dorong atau kembangkan mobil listrik dan regulasinya, tapi bukan berarti itu tidak penting,” tutupnya. (Reza)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here