SHARE
ilustrasi

MIGASNESIA – Direktur Archipelago Solidarity foundation‎, Engelina Pattasiana yang juga mewakili masyarakat Maluku memintah pemerintah melakukan pengembangan blok Masela di darat.

Hal itu dikarenakan pembangunan di lepas pantai akan mengundang konflik antar negara, seperti Indonesia dengan Australia.

“Jika dibangun dilepas pantai akan berada di perbatasan Indonesia-Australia, padahal di sana juga ada blok gas yang sama, tapi milik Australia,” terang Engelina pada media di Jakarta.

Selain itu, pengawasan juga sangat sulit dilakukan jika dibangun di lepas pantai. Padahal di sekitar wilayah blok Masela, masih terdapat cadangan gas yang berpotensi besar, tepatnya di sekitar palung yang ada di Laut Banda. Sehingga dengan potensi itu pembangunan lebih cocok di darat.

“Masyarakt juga harus dilibatkan dalam pengawasan ini. Terlebih Maluku sudah 70 tahun jadi wilayah termiskin di Indonesia, ini sumber daya alam kita, jadi bagaimana caranya harus menguntungkan masyarakat Maluku,” kata dia. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here