SHARE
Elan Biantoro, Kepala Humas SKK Migas

MIGASNESIA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi/SKK Migas memastikan fasilitas untuk memproduksi migas dalam kondisi baik meski Kepulauan Mentai, Sumatera Barat, diguncang gempa bumi yang berkekuatan 7,8 skala Richter/SR.

“tidak terjadi apa-apa, aman, gempanya di barat, sementara fasilitas produksi di pantai timur,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Bintoro pada media di Jakarta.

Selain memastikan tidak ada fasilitas yang rusak akibat gempa,
Elan juga mengakui jika sumur minyak terbesar yang terletak di Riau, juga tidak mengalami gangguan. “Jauh jaraknya itu di Riau di timur, fasilitas produksi nggak ada yang di barat,” terangnya.

Menurutnya tidak ada getara gempa diakibatkan tersekat oleh jajaran pegunungan Bukit Barisan Sumatera, sehingga dapat meredam getaran. “Gempanya di pantai bagian barat harus nyeberang ke bukti barisan‎ dulu keburu habis getarannya. Di Padang saja nggak ada yang rusak,” terangnya.

Seperti diketahui, telah terjadi gempa berkekuatan 7,8 SR di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa tersebut terjadi pada pukul 19.49 WIB Rabu malam tadi.

Dari data BMKG menunjukkan, episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 4,92 derajat lintang selatan dan 94,39 derajat bujur timur dengan kedalaman hiposenter 16 kilometer. Tepatnya di Samudera Hindia pada jarak 636 kilometer arah Barat Daya Mentawai.(Reza)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here