SHARE

MIGASNESIA – Pemerintah melalui direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi/Migas , Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM, mengaku akan segera memperluas pemembangunan 85 jaringan gas kota yang tersebar di 5 wilayah di Indonesia.

“Jaringan gasnya 85 ribu sambungan ya. Tahun ini 2016 untuk lima kota, lima daerah yang dapat sambungan gas itu,” terang Dirjen Migas IGN Wiratmja, seperti dikutib dari laman resmi Ditjen Migas, Senin (1/2/2016).

Wirat menjelaskan, penyambungan jaringn ini guna meminimalisir penggunaan gas elpiji dikalangan masyarakat. Sehingga hal ini mempermudah masyarakat untuk mendapatkan gas serta mengurangi tingkat subsidi elpiji masyarakat.

“Untuk tahap awal yang paling banyak dibangun di daerah Prabumulih, Sumatera Selatan. Yakni mencapai 32 jaringan gas,” kata dia.

Nantinya pemerintah akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,33 triliun. Guna mempercepat hal itu, saat ini sudah dilakukan pelelangan.

“Anggaran jaringan gas kita anggarkan Rp1,33 triliun dari APBN, tahun ini yang lelang sudah dibuka lelangny,” tutup Wiratmaja.‎ (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here