SHARE
Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean.

MIGASNESIA – Pengamat energi dari Indonesia Wacth Indoesia/EWI, Ferdinan Hutahaean mengaku sedih dengan keadaan listrik Indonesia yang hingga kini masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga. Padahal jika dilihat story, Indonesia negara yang memiliki energi cadangan energi yang berlimpah.

“Memang sangat disayangkan, hingga saat ini sudah 70 tahun Indonesia masih banyak daerah yang belum teraliri listrik,” kata dia saat dihubungi Migasnesia, di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Dikatakan dia, rencana menaikan rasio kelistrikan sebesar 90 persen-pun pada tahun 2016, diragukan. Hal itu disebabkan daya kelistrikan di tanah air masih mengalami devisit.

“Belum amannya daya secara baik untuk daerah yang sudah teraliri listrik terbukti dari masih banyaknya daerah yang sering pemadaman karena devisit daya,” ujar dia.

Dia melanjutkan, memang pemerintahan Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program 35 ribu Mega Watt (MW). Namun hingga kini program tersebut belum tampak terealisasi.

“Saat ini memang pembangunan listrik 35 ribu MW sedang digalakkan, namun hingga kini kita belum melihat kemajuan maksimal atas proyek ini, karena memang tidak mudah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Namun bagaimana supaya percepatan pembamgunan infrastruktur listrik ini bisa berjalan dengan cepat, itu yang harus dipikirkan pemerintah,” tutupnya. (REZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here