SHARE

MIGASNESIA – Pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), baru saja menyelesaikan proses renegosiasi. Sebanyak 9 Kontrak Karya (KK) dan 12 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) telah menyelesaikan proses renegosiasi dengan pemerintah dan sepakat menandatangani amandemen kontrak.

Dari sembilan KK tersebut, sebanyak satu KK merupakan generasi II, 2 KK generasi V, 5 KK generasi VI, dan satu KK generasi VII. Adapun untuk PKP2B, seluruhnya merupakan generasi III.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, penandatanganan amandemen kontrak tersebut merupakan langkah konkret pelaksanaan amanat Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Saya berharap penyelesaian proses renegosiasi kontrak dengan para pemegang KK dan PKP2B lainnya bisa segera diselesaikan. Proses negosiasi sebisanya jangan terlalu panjang. Harus segera disimpulkan,” katanya dalam acara penantanganan amandemen kontrak, Rabu (23/12).

Sebelumnya, dari 34 pemegang KK, baru satu perusahaan yang sudah meneken amandemen kontrak, yakni PT Vale Indonesia Tbk. pada Oktober 2014. Sementara itu, dari 73 pemegang PKP2B, baru 10 perusahaan yang sudah diamandemen kontraknya. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here