SHARE
Istimewa

MIGASNESIA – Belum lama ini, sejumlah kalangan yang tergabung dalam petitor “Petisi Tambang Freeport Untuk Rakyat” baru saja menggelar pertemuan terbuka dengan DPR yang diwakili Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Taufiq Kurniawan. Dan dalam pertemuan tersebut, petitor menyatakan 7 poin tuntutan kepada DPR.

“Saya ingin menekankan, ini saatnya bangsa kita menentukan nasib sendiri. Kita jangan lagi jadi bangsa yang bodoh, jadi ngemis-ngemis karena ini Freeport, milik kita!” kata Marwan Batubara salah satu petitor dalam pertemuan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/12).

Marwan menambahkan, bahwa tambang Freeport merupakan salah satu tambang emas, perak dan tembaga yang mempunyai cadangan terbesar di dunia. Hingga saat ini, emas dan tembaga yang masih tersimpan di wilayah tambang Freeport rata-rata harga Rp136,75 miliar dengan pendapatan kotor Rp1.914,4 triliun.

Dengan kondisi demikian, menurut Marwan, petitor berharap PT Freeport ini segera mengembalikan aset Indonesia ke pangkuan NKRI dan tidak memperpanjang kontrak Freeport.

“Sudahlah, 40 tahun kita sudah jadi orang bodoh. Kita sekarang sudah jadi orang pintar. Indonesia harus menjadi pengelola tambang Freeport sesuai dengan amanat konstitusi pasal 33 UU 1945,” tandasnya. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here