SHARE
SSX International menggelar Indonesia Operational Excellence Conference and Award 2015. - foto Aendra

Jakarta, GEOENERGI – Penghargaan Award ke empat dengan tajuk “Indonesia Operational Excellence Conference and Award 2015.” Sukses diselenggarakan oleh Majalah Shift bersama organizer SSCX International. Seluruh bangku VIP dan undangan memenuhi ruangan Ballroom Hotel JW Marriott Jakarta, Senin (12 Oktober 2015). Bahkan panitia harus menyediakan beberapa kursi tambahan sampai belakang.

Hadir dalam siang anugerah itu para support dari Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), mendapatkan penghargaan Gold Achievement Opexcon Award 2015 kategori mining and energy. Selain BUMA, PT. Freeport Indonesia dan Pembangkitan Jawa Bali (PJB), juga meraih katagori dalam bidang mining dan energy tersebut. Bagi BUMA ini bukan kali pertama memperoleh penghargaan award untuk bidang mining dan energy.

“Penghargaan ini bukan yang pertama kalinya kami raih, tahun lalu kami juga mendapatkan penghargaan yang sama untuk katagori services atau jasa ini yang diselenggarakan oleh majalah SHIF dan SSCX International ini,” ungkap Sorimuda Pulungan, Operations Direktor, BUMA, yang telah bergabung sejak tahun 2012, di H. JW Marriott, Jakarta (12/10)

Baginya, award ini bukan satu-satunya pengakuan buat kita, jadi kita tidak boleh lalai dalam perolehan pengakuan ini. Karena di balik pengakuan yang seperti ini,sebenarnya banyak tantangan ke depannya. Misalnya, harga komoditi batubara yang terus melemah.Tantangan harga jual komoditi sudah di bawah operasional dimana untuk perusahan itu tidak lagi di dalam posisi yang mudah. Kita mulai dari recover, meskpun berlangsung lambat

Dalam hal ini ia menyadari kalau BUMA harus punya instrument yg signifikan. Biaya produksi yang lebih tinggi unruk menemukan bagaimana cara antipasi pengoperasiannya dengan excelent, bagaimana prouksi bisa secara signifikan meningkat, bagaimana utilitas juga meningkat dan bagaimana avaibility alat-alat juga tetap ada.

“Jadi Award ini bukan hanya sekedar pengakuan dan hal yang baru bagi kami, karena sesungguhnya hal yang baru bagi kami adalah tantangannya itu , bagaimana membuat instrument yang signifikan. Kita mesti terus menerus melakukan perbaikan” Tandasnya. (SUN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here