SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – PT Pertamina (Persero) masih mempertimbangkan penurunan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite, meskipun harga jual minyak dunia mengalami penurunan.

“Nanti sebenarnya tergantung September-Oktober harga Pertalite berapa, kalau Premium turun Pertalite akan turun,” tutur Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang,Rabu (26/5).

Bambang mengungkapkan, keuntungan yang dijual saat ini untuk menutup kerugian saat peluncuran lalu. “Waktu launching harga Rp8.400 Pertamina rugi sekarang sudah untung,” kata dia.

Dia juga mengungkapkan, dalam menentukan kebijakan harga harus dikaji secara jeli dengan melihat selisih harga terhadap kedua produk tersebut. Pasalnya, harga minyak masih mengalami fluktuasi.

“Tergantung kebijakan harga sekarang selisih Rp1.000, berdasarkan hasil survei saya kalau selisih di bawah Rp900. Dari 84 persen turun 11-12 persen komposisi premium, terhadap gasoline sekarang 68-69 persen Pertalite naik 13 persen,” pungkasnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here