SHARE
Istimewa
Jakarta, GEO ENERGI – Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan mengangkat topik solusi transportasi umum di Indonesia berdasarkan teknologi. Jonan menjadi key speaker dalam forum talkshow bertajuk  Smart Technology Solution for Smart Transport yang digagas Dyandra Promosindo pada Kamis (20/8) di sela-sela penyelenggaraan IIMS 2015 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Bersama Jonan tampil juga pembicara dari PT Telkom, Terralogiq, Uber dan Grab Taxi, serta Bik-Bikesshare yang mengetengahkan teknologi masing-masing dalam peran serta menanggulangi problem transportasi berbasiskan teknologi. Jonan mengakui memang perlu cara cerdas untuk mengatur transportasi nasional dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang terus bergulir. Karena itu ia menyambut kehadiran ojek sepeda motor dan taksi plat hitam berbasiskan aplikasi yang kini tengah ngetren.
“Itu proses bisnis, private to private reservation. Betul itu belum diatur dalam regulasi kita dan perlu diatur khususnya roda empat. Motor kan tidak mungkin dibikin plat kuning. Tapi, ini adalah contoh cerdas pemanfaatan teknologi untuk transportasi. Pemerintah sendiri akan menerapkan Automatic Traffic System (ATS). Itu sudah disiapkan dan saya kira ini adalah smart solution dari pemerintah untuk dikedepankan,” ucap Jonan sembari memaparkan beberapa poin plus dari sistem tersebut.
Menurut Jonan, terobosan-terobosan cerdas itu bisa datang dari mana saja, pihak pemerintah maupun swasta dengan sistem dan perangkat teknologi yang mereka miliki. Dinamika itu harus diwadahi karena lebih efisien dan simpel.
“Contohnya begini, dulu Menteri Perhubungan memantau situasi mudik lebaran dari atas helikopter. Sekarang ada cara yang lebih cerdas dengan memanfaatkan teknologi drone. Fungsinya sama, pemantauan dari udara. Tapi, penggunaan drone itu jauh lebih murah. Aman pula dari kemungkinan helinya jatuh dan menterinya meninggal,” canda Jonan. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here