SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Menipisnya cadangan energi fosil mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah cepat guna mengatasi krisis energi. Adapun salah satu langkah yang ditempuh oleh Kementerian ESDM antara lain dengan mengeluarkan Buku Putih tentang Nuklir.

Rida Mulyana selaku Dirjen EBTKE Kementerian ESDM mengatakan, bahwa Buku Putih tentang nuklir memang harus segera diselesaikan guna dijadikan salah satu rujukan untuk membatasi pemakaian energi fosil.

“Buku putih tentang nuklir sekarang lagi dicetak,” ungkap Rida Mulyana di Gedung Umar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8).

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Rida Mulyana juga kembali mengingatkan kepada para awak media bahwa, buku yang nantinya akan dikeluarkan tersebut, tidak serta-merta itu diartikan bahwa pemerintah sudah memutuskan. “Belum. Buku putih itu hanya sekadar media untuk bahan kita berdiskusi pada saat menentukan kebijakan ini akan dilakukan atau tidak,” tambahnya.

Dengan dikeluarkannya Buku Putih ke ranah publik, pemerintah berharap stigma akan nuklir yang marak di tengah masyarakat bisa dihilangkan. “Selama ini kan masih diharamkan. Dengan adanya buku itu, ayo kita kaji bersama. Untuk masalah nuklir kan, sekarang masih hal yang tabu,” imbuhnya.

“Pokoknya, kalau nanti buku tersebut sudah selesai. Kami akan segera buka diskusi serta mensosialisasikan kembali tentang nuklir,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here