SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada siang ini Rabu (12/8), kembali melemah di kisaran Rp13.800. Pelemahan ini disebabkan sentimen yang diberikan oleh mata uang China Yuan, atas ketidakpastian terhadap suku bunga AS dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dilansir Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level Rp13.820 per Dolar pada pukul 09.55 WIB, dimana level tersebut menyentuh angka terendah kedua setelah tahun 1998, yang menyentuh angka Rp15.000 per Dolar.

Akibat meningkatnya nilai tukar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini juga ikut tergerus, dimana penurunan terjadi hingga di level 4.478, dan penurunan ini telah mencapai angka 300 lebih dalam waktu 3 hari. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here