SHARE

Jakarta, GEO ENERGI– Ada kabar yang cukup menggembirakan, pemerintah menargetkan untuk stop impor minyak dalam 10 tahun kedepan. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh baru-baru ini oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja, yang mengatakan bahwa pemerintah menargetkan akan meniadakan impor minyak pada tahun 2025 mendatang.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pembangunan kilang dan pembaruan kilang. Saya juga sangat yakin kebijakan tersebut tidak akan ditentang oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas, selama harganya masih ekonomis tidak masalah,” katanya.

Wiratmaja menambahkan, pemerintah menargetkan pengurangan ekspor minyak mentah secara bertahap dari 38% dari total produksi nasional di 2015 menjadi 15% di 2025. Sementara untuk persentase pengurangan ekspor gas bumi juga akan dilakukan bertahap dari 41% di 2015 menjadi 0% di 2040. Sementara itu, yang menjadi alasan pemerintah menentukan angka 15% katanya juga sudah melakukan kajian. Dari kajian tersebut memang ada beberapa jenis minyak yang masih belum bisa diolah di dalam negeri seperti kondensat. (DSU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here