SHARE
Foto: Geo Energi/Albert

Jakarta, GEO ENERGI – Sidang pembacaan pledoi Mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana atas tuntutan tindak pidana korupsi berlangsung cukup alot siang hari tadi, Senin (10/8) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR). Sutan yang dituntut 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan tersebut tetap membantah melakukan semua tuntutan Jaksa. Ia tetap bersikeras meyakini bahwa dirinya tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

“Insya allah saya yakin saya tidak bersalah, saya bebas insyaallah,” ujar Sutan kepada awak media seusai Sidang (10/8).

Sutan dalam dakwaannya diyakini telah menerima uang senilai USD 140 ribu dari Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang pada saat itu dijabat oleh Waryono Karyo untuk memuluskan pembahasan program kerja terkait APBN-P Kementerian ESDM dengan Komisi VII, uang senilai USD 200 ribu dari Kepala SKK Migas pada waktu itu yang masih dijabat oleh Rudi Rubiandini sebagai THR bagi anggota DPR RI Komisi VII, uang senilai Rp 50 juta dari Menteri ESDM pada saat itu yakni Jero Wacik yang pada akhirnya menyeret kedua nama yang dianggap sebagai “kurir” nya yaitu M. Iqbal dan Iryanto Muchyi yang pada saat itu merupakan staff ahli Sutan.

Atas perbuatannya tersebut, Sutan dianggap melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan dakwaan kedua lebih subsidair yakni Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here