SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), siang ini Rabu (5/8) melakukan penandatanganan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan 10 perusahaan.

Menteri ESDM Sudirman Said dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan amandemen ini merupakan langkah kongkrit pelaksanaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

“Kami berharap momen ini dapat diikuti pemegang kontrak karya (KK) dan PKP2B lainnya,” kata Sudirman di Kantor Direktorat Jendral Minerba, Jakarta.

Mantan Direktur Utama PT Pindad itu mengapresiasi pengusaha yang tetap komitmen yang telah bersedia mengikuti ketentuan UU Minerba meskipun terdapat perubahan seperti luas operasi, kelanjutan operasi tambang hingga penggunaan barang dan jasa dalam negeri.

“Terimakasih kepada pengusaha, situasi sulit tapi masih terus menunjukan komitmennya,” pungkasnya.

Berikut 10 perusahaan yang menandatangani amandemen PKP2B :

1. Indomico Mandiri di Kutai Timur, Kalimantan Timur
2. Jorong Barutama Greston di Tanah Laut, Kalimantan Selatan
3. Trubaindo Coal Mining di Kutai Barat, Kalimantan Timur
4. Antang Gunung Meratus di Tapin, Kalimantan Selatan
5. Bahari Cakrawala Sebuku di Kotabaru, Kalimantan Selatan
6. Borneo Indobara di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
7. Gunung Bayan Pratama Coa di Kutai Karta Negara, Kalimantan Timur
8. Kartika Selabumi Mining di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
9. Mandiri Intiperkasa di Nunukan, Kalimantan Timur
10. Indexim Coalindo di Kutai Timur, Kalimantan Timur. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here