SHARE
Aktifitas Pembetonan Tebing Waduk Jatigede, Sabtu (1/8). Foto: Hermana HMT/Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI– Penggenangan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat yang rencananya akan dilaksanan tanggal 1 Agustus 2015 batal dieksekusi. Penggenangan diundur karena banyak permasalah yang belum diselesaikan.

Berdasarkan pantauan tim Geo Energi, sabtu (1/8) ke lokasi, proyek waduk Jatigede masih dalam tahap pekerjaan. Beberapa truk pengankut barang masih masuk dan keluar proyek. Selain itu diantaranya masih ada pekerja proyek yang sedang melakukan pengecoran tebing pintu air waduk.

Masih diwilayah ring 1 tidak jauh dari wilayah utama waduk Jatigede tepatnya di kawasan Desa Jemah masyarakat desa masih melakukan aktifitas kehidupan seperti biasanya. Rumah mereka masih banyak yang berdiri kokoh, tanaman padi masih menghijau, kambing-kambing masih digembalakan dan kegiatan anak sekolah tetap berjalan. Kawasan itu masih terlihat asri walau disekitarnya, bukit-bukit sudah gundul dan gersang karena pohon-pohonnya sudah ditebang dan dibakar.

Satu dari sekian banyak yang belum pindah dari Desa Jemah adalah Tete Yosep Wikanta. Ia masih bertahan disana karena menunggu dana kompensasi yang belum kunjung turun.

“Kami tuntut jaminan kesejahteraan di tempat kami yang baru, karena setelah pindah satu sampai dua bulan belum bisa langsung stabil mata pencahariannya. Kami tidak membangkang atas penggenangan waduk Jatigede, tapi Pemerintah harus penuhi hak-hak kami, termasuk hak dana kompensasi dan hak sejahtera di tempat baru nanti,” ujar Tete Yosep Wikanta saat ditemui di Desa Jemah, Sabtu (1/8).

Melewati jalan yang terjal dan berdebu kami terus menulusuri desa-desa yang terkena dampak proyek pembangunan waduk Jatigede. Selain Desa Jemah, masyarakat di beberapa desa lainnya termasuk Desa Cipaku ternyata masih melakukan aktifitatas keseharianya. Di bawah bayang-banyak kecemasan mereka masih mengairi sawah, menjemur padi hasil panen, berdagang, beribadah di masjid dan lain sebagainya. Namun yang membedakan dengan desa pada umumnya, di desa-desa terkena dampak kami melihat keamanannya sedikit diperketat, dan beberapa orang aparat kepolisian ditugaskan untuk berjaga-jaga.(HER)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here