SHARE
Foto: Hermana/Geo Energi

Sumedang, GEO ENERGI – Sementara itu, beberapa pekan terakhir di beberapa kota-kota besar sudah terjadi gelombang arus kontroversi penggenangan Waduk Jatigede. Seperti halnya demo yang terjadi di Bandung dan juga Jakarta. Oleh karena itu, penjagaan di lokasi waduk, antara aparat keamanan membentuk serta mendirikan beberapa posko guna mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan.

“Kalau keamanan di sini jelas ada 3 item yang mengamankan. Di antaranya: TNI, Polri dan Satpol PP yang siap tempur, mengamankan masyarakat, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Kami hanya melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat di sini. Nanti dikiranya membunuh masyarakat,” jelas Fendy Marseno Kap. Kav. Danramil Jatigede kepada Geo Energi di posko Jatigede, Sumedang, Sabtu (1/8).

Dalam pemaparannya, Fendy juga menjelaskan terkait kondisi Jatigede yang masih aman hingga saat ini. “Alhamdulillah, sampai sekarang Jatigede tidak ada masalah, aman-aman saja,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwasannya personil yang telah berada di Jatigede sudah sangat cukup, belum lagi ditambah dari Polri dan juga Satpol PP. “TNI menurunkan 132 personil. Cuma, dibagi-bagi. Sedangkan Polri ada satu kompi, sekitar 109 personil. Belum lagi dari Satpol PP. Alhamdulillah untuk masalah keamanan, kami sudah sangat cukup,” jelasnya.

“Posko sudah ada sebelum puasa. Dan intinya, kami masih akan tetap berjaga di sini, sampai semuanya benar-benar aman. Demi menjaga keamanan dan melayani masyarakat, kami juga membuat tenda serta tidur di lokasi,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here