SHARE
istimewa

Jakarta, Geo Energi – Kerusuhan yang terjadi di Engineering Procurement and Constructions (EPC) Lapangan Banyuurip Blok Cepu di Kecamatan Gayam Bojonegoro Sabtu siang dimulai oleh marahnya pegawai akan minimnya waktu istirahat yang diberikan.

Pembakaran beberapa tempat di dalam proyek yang dikhawatirkan mengganggu suplai minyak nasioanal tersebut ternyata dilakukan oleh pegawai sub kontraktor Tripatra Samsung yang berang karena peraturan baru yang dikeluarkan pihak menajemen malah menghalangi mereka untuk mendapatkan waktu istirahat lebih awal.

“Beberapa pekerja menjadi marah dan memuncak, hingga merusak bangunan dan kendaraan,”jelas Erin Maryoto, Vice President Public and Government ExxonMobil Indonesia sebagai Juru Bicara Exxon Mobil saat ditanyai keterangan (1/8).Exxon Mobil merupakan pemenang tender proyek di Lapangan Banyuurip dan menunjuk Tripatra Samsung sebagai kontraktor.

Sekitar pukul 16.00 WIB situasi sudah dapat dikendalikan. Bupati Bojonegoro, Suyoto dikabarkan mendatangi lokasi dengan tujuan meredam gejolak yang tengah terjadi.

Erwin mengakui kini pihaknya sedang melakukan evaluasi setelah kejadian tersebut. “Kita sudah konsultasi dengan keamanan dan Pemkab. Bupati sudah datang untuk bicara dengan para pekerja,” tutup Erwin. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here