SHARE
Dirjen Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja

Jakarta, GEO ENERGI – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Wnergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja mengungkapkan, jika pemerintah telah mencanangkan adanya dana cadangan (petroleum fund) untuk menutup kerugian PT Pertamina (Persero) yang mengalami kerugian akibat menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar yang dibawah harga keekonomian.

“Belum bisa diproyeksikan. Yang jelas kan anda sudah tau dalam lima bulan terakhir sudah Rp12 triliun. Dibutuhkan untuk nyuntik itu,” jelas Wiratmaja pada media di Jakarta, (30/7).

Wiaratmaja juga mengungkapan, kerugian tersebut akan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Harga minyak kan sempat naik kan. Mei, Juni, dan Juli. Sekarang mulai turun lagi. Waktu naik banget itu kan deltanya besar. Besok belum tau harga naik atau turun,” tutupnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here