SHARE
Pertamina/Affan

Jakarta, GEO ENERGI – Meskipun harga jual minyak dunia kembali menunjukan angka penurunan US$50 per barel, namun PT Pertamina (Persero) mengaku belum dapat menurunkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Hal itu dikarenakan wewenang penurunan BBM ada di pemerintah terlebih.

“Itu ranah pemerintah, silahkan tanyakan ke Dirjen Migas,” kata Ahmad Bambang kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis (23/7).

Dia melanjutkan, dengan kondisi ini pemerintah diharapkan tidak terburu-buru menurunkan harga BBM, pasalnya kondisi keuangan Pertamina mengalami defisit akibat dari penjualan Premium beberapa bulan terakhir.

“Kalau masih rugi apa ya mengusulkan diturunkan? Ingat pernyataan Dirjen Migas dulu, harga jual mestinya berapa ditetapkan berapa. Kan, waktu naik belum dinaikkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan jangan sampai ketika Mean of Platts Singapore (MOPS) turun, harga langsung begitu saja dirturunkan. “Disesuaikan, kan jadi aneh kalau MOPS turun langsung minta diturunkan,” pungkasnya. (REZ)‎
___________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here