SHARE
foto: Ardi Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Dalam rangkaian acara halal bihalal yang diadakan di Kantor Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, hari ini, Soekrisno selaku Direktur Utama PT Timah (Persero) menjelaskan akan tingginya jumlah ekspor timah ilegal yang menyebabkan harga jual timah mengalami penurunan yang drastis.

“Selama 7 tahun belakangan ini, harga timah tahun sekarang merupakan yang terendah. Tapi saat ini mulai baik kembali, bahkan sempat menyentuh angka US$ 16.000 per ton,” ungkap Direktur Utama PT Timah (Persero), Soekrisno di Kantor Direktorar Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Soekrisno juga menambahkan, dengan direvisinya aturan ekspor timah oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), nantinya akan memberikan pengaruh yang besar terhadap harga timah itu sendiri.

“Setelah adanya aturan baru, Permendag Nomor 33 terkait ekspor timah harus bersertifikat clear and clean (CnC), kita akan lihat ekspor bakal turun. Itu berarti, kesempatan kita jual harga tinggi,” tambahnya.

Dengan diberlakukannya aturan tersebut, Soekrisno menaruh harapan agar ke depannya harga timah dapat kembali seperti beberapa tahun yang lalu. “Kita lihat bulan Agustus besok. Semoga, dengan adanya Permendag itu, harga naik. Jatah ekspor kami juya naik. Pada sebelumnya hanya 1.500 ton, sekarang menjadi 2.500 ton per bulan,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here