SHARE
Ilustrasi

Jakarta, GEO ENERGI – Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Sofyan Basir mengungkapkan hingga kini banyak masyarakat memanfaatkan celah untuk menikmati subsidi listrik, hal itu dilakukan untuk menghemat pembayaran listrik.

“Karena masyarakatnya yang memanfaatkan celah itu. Satu rumah ada yang pakai dua meteran 900 volt ampere (va),” kata dia di kantor pusat PLN, Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Sofyan sekira 25 persen Indonesia sengaja melakukan itu, padahal masyarakat yang membutuhkan subsidi masih banyak. ” Ada 15,5 juta orang miskin dan ada 26 jt pra miskin. Nah kalau pemerintah mau mereka sangaat layak untuk diberikan. Dan orang mampu tapi mengambil hak orang miskin. Ini yang tidak boleh. Mohon maaf, mereka ini sebenarnya sangat terdidik,” ucap dia.

Untuk itu, perseroan akan melakukan pengawasan serta pendataan secara detail dalam satu hingga dua tahun ke depan, guna penyaluran subsidi listrik tepat sasaran.

“Setelah pemeriksaan akan dilakukan secara detail dalam satu atau dua tahun ke depan, persentase di atas 20-25 persen sangat besar. Setelah pemeriksaan akan diganti meteran mereka dengan tarif yang normal,” pungkas Sofyan. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here