SHARE
Foto: Geo Energi/Affan

Jakarta, GEO ENERGI – Meskipun masyarakat meninggalkan Ibu Kota Jakarta untuk mudik ke kampung halaman, penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di Jakarta tidak mengalami penurunan. Hal itu diungkapkan Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro.

“Konsumsi Jakarta total BBM normal-normal saja. Solar yang mengalami penurunan. Premium Jakarta normal sekitar ‎10.220 Kiloliter per hari” kata Wianda pada GEO ENERGI di Jakarta, Minggu (19/7).

Dikatakan dia, penyebab utama menurunannya penggunaan BBM Solar adala‎h industri. “Yap karena industri libur,” pungkasnya.

Sebelumnya, perusahaan Perseroan memperkirakan kebutuhan BBM mengalami kenaikan 18 persen. Hal ini‎ berangkat dari produksi rata-rata harian normal 76.258 KL menjadi 89.817 KL. Sedangkan untuk solar subsidi diperkirakan turun 11 persen dari rata-rata harian normal 37.228 KL menjadi 33.250 KL. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here