SHARE
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Surabaya, GEO ENERGI – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menambah 24 ribu jaringan gas rumah tangga pada 2016 di Surabaya, Jawa Timur. Rencana ini terkait dengan posisi Kota Surabaya sebagai kota percontohan pengembangan gas bumi untuk bahan bakar rumah tangga.

“Kami meminta kerja sama dari Pemerintah Kota Surabaya untuk terus memberikan dukungan dalam mensosialisasikan program ini kepada masyarakat, serta membantu proses perizinan yang belum terselesaikan pada program pembangunan infrastruktur gas di Kota Surabaya,” kata Menteri ESDM, Sudirman Said di Kantor Wali Kota Surabaya, Kamis (9/7).

Sudirman menjelaskan, Kota Surabaya terpilih karena telah memenuhi persyaratan dasar dalam pembangunan jaringan gas, yakni tersedianya infrastruktur pipa, pasokan gas dan pasar. “Terdiri dari tiga wilayah, yaitu Surabaya Pusat, Surabaya Selatan, dan Surabaya Timur,” papar Sudirman.

Informasi yang dihimpun Geo Energi, pada 2019 Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM telah membangun jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Surabaya sebanyak 2.900 sambungan.

Lokasinya adalah hunian di Kelurahan Kali Rungkut dan Rungkut Kidul, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hingga kni tercatat sekitar 15.900 sambungan gas rumah, terdiri dari 2.900 sambungan rumah yang dibangun dengan dana APBN, termasuk 13 ribu sambungan rumah yang dibangun menggunakan dana dari BUMN.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here