SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Sekitar setengah abad mendatang, cadangan energi fosil Indonesia diperkirakan bakal habis. Kondisi demikian kian mengkhawatirkan bila melihat statistik kebutuhan energi dalam negeri, yang terus berlipat ganda setiap tahunnya.

Terkait permasalahan ini, Total E&P berkomitmen terus melakukan eksplorasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Vice President Geoscience & Reservoir Total E&P Indonesie, Noor Syarifuddin, Selasa (7/7) malam di Jakarta.

“Eksplorasi kita tetap komit lakukan. Kita sudah ada 3 eksplorasi. Dalam setahun, kami bisa melakukan eksplorasi 1 sampai 2 kali. Ini sudah kami lakukan selama 6 tahun berturut-turut. Tidak ada operator atau perusahaan yang bersedia melakukan eksplorasi berturut-turut selama 6 tahun seperti kami. Kami pernah mengebor di Arafuru, Papua. Kemarin penting juga, kita mengebor di mentawai,” ujar Noor di Kantor Total, Metropolitan Complex.

Ia menjelaskan, kunci utama keberhasilan program eksplorasi Total selama ini karena 3 hal, yakni komitmen, finansial, dan teknologi. Tak hanya itu, eksplorasi yang dilakukan Total selama ini juga tidak terlepas dari peran mitra Total baik dari pemerintah, institusi pendidikan tinggi, maupun swasta.

“Di semua blok kita punya partner. Bor di Mentawai tidak menggembirakan. Tahun ini Mentawai akan dilanjutkan oleh data seismik. Kemudian di Blok Telen, kami sedang melakukan observasi geologinya. Tantangannya adalah laut dalam. Konsekuensinya, biaya pengeboran sangat mahal. Problemnya adalah rig di laut yang dalam itu sangatlah jarang di Indonesia, juga di dunia. Ke depan, kita juga akan melakukan joint study bersama pemerintah dan universitas-universitas. Walau kami mendapatkan hasil yang negatif dan positif, intinya total masih komit melakukan eksplorasi di Indonesia

Kemitraan (partnership) Total, menurut dia terbuka bagi siapa saja. Kemitraan yang menguntungkan itu dapat dibagi menjadi dua macam. Pertama, mitra strategis karena memiliki pengalaman, dan yang kedua, mitra finansial yang tidak perlu memiliki pengalaman, namun dapat membantu masalah keuangan. Selain itu, Noor juga menambahkan bahwa kerja sama Total di Mentawai sudah disepakati dengan Mubadala Petroleum.

“Partner kita di Mentawai itu kerja sama dengan mubadala dengan sharing modal 20 persen dari Mubadala dan 80 persen dari kami,” pungkas Noor.(FAT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here