SHARE
Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP).

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menenderkan dua Wilayah Kerja Panas bumi (WKP). Pantauan Geo Energi, langah ini dilakukan guna meningkatkan pasokan listrik dengan Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP).

“Yang mau ditender pada Juli ada dua, Danau Ranau Lampung 2X55 MW dan Lawu itu perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur 165 MW,” kata Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan (EBTKE) Kementerian ESDM, Yunus Saefulhaq di Jakarta, Selasa (7/7).

Dikatakan Yunus, kedua WKP tersebut sudah bebas dari masalah lahan dan perizinan yang selama ini menjadi penghambat. Namun demikian, kini pengembangan panas bumi terbentur oleh penggunaan pinjam pakai wilayah kerja panas bumi di area hutan konservasi.

Ia menjelaskan, masalah tersebut terjadi lantaran belum ada kesepahaman antara UU Nomor 21 Tahun 2014 Tentang Panas Bumi dengan Kementerian Kehutanan.

“Di Undang-Undang panas buminya sudah, tapi kehutanannya belum. Kasihan pengembangnya seperti di Kaphiang Bengkulu 2X55 MW, Maranang 10 Mw itu untuk keberpihakan untuk Indonesia. Wairatai Lampung 55 Mw,” papar Yunus.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here