SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Perindustrian memiliki strategi mengembangkan industri otomotif Tanah Air. Strategi tersebut tertuang dalam empat program strategis dalam menentukan arah pengembangan industri otomotif.

“Salah satunya mengimbangi kompetisi dan impor kendaraan khususnya dari ASEAN. Globaliasi telah menciptakan persaingan dunia usaha yang sangat ketat, di mana daya saing merupakan kata kunci dalam menghadapi tantangan,” kata Menperin, Saleh Husin di Jakarta, Senin (6/7).

Strategi berikutnya adalah mendorong investasi, kemandirian Indonesia di bidang teknologi otomotif melalui penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Termasuk pengembangan dan pengamanan pasar dalam negeri untuk mengembangkan industri otomotif yang berdaya saing global.

“Pembangunan industri otomotif ke depan harus diarahkan pada peningkatan daya saing secara fundamental dan berkelanjutan, yakni dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara sinergis dan optimal,” paparnya.

Dikatakan Saleh, esensi pembangunan industri otomotif yang berdaya saing dan berkelanjutan terletak pada upaya menggerakkan dan mengorganisasikan seluruh potensi sumber daya produktif. Hal itu dalam rangka menghasilkan produk kendaraan bermotor yang inovatif dan kompetitif, sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here