SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Dalam mewujudkan targetnya, Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ telah mencapai 70,6 persen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan mempekerjakan WNI lebih dari 90 persen pada 2014. Ke depan, ONWJ berniat terus menaikkan tingkat TKDN.

“TKDN barang dan jasa kami masih 70 persen, karena memang untuk infrastruktur masih menggunakan barang impor,” kata Senior Manager Project PHE ONWJ, Taufik Aditiyawarman dalam sebuah diskusi di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (2/7).

Sejauh ini, ONWJ memiliki sejumlah taget, seperti memastikan operasi yang aman, produksi yang ekonomis dan efisien serta melakukan ekaplorasi. Selain itu, ONWJ dituntut untuk meningkatkan produksi dengan laba yang meningkat meski harga minyak dunia masih di kisaran USD 61 per barel. Karena itu, dikatakan Taufik, dibutuhkan teknologi baik konvensional maupun non-konvensional.

Dengan menggunakan produk dalam negeri, tentu pengeluaran Pertamina bisa ditekan. Sayangnya, produksi material di Indonesia masih kurang, akibat banyaknya kegiatan produksi. Akibatnya, impor bahan mentah bahkan barang pun tidak terhindarkan.

“Kami membuat program untuk meningkatkan TKDN, mulai dengan memperbaharui database kemampuan kontraktor dan vendor lalu kemudian substitusi barang impor dengan barang dalam negeri,” papar Taufik.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here