SHARE
Salah satu titik semburan Lumpur Lapindo, Sidoarjo (ilustrasi)

Jakarta, GEO ENERGI – Dana talangan pemerintah untuk korban lumpur Lapindo di Peta Area Terdampak (PAT) di Sidoarjo, Jawa Timur, dipastikan siap didistribusikan kepada korban sebelum Hari Raya Idul Fitri 2015. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono.

Dikatakan Basuki, proses pencairan dana talangan pemerintah tinggal menunggu penandatanganan perjanjian antara pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan dan PT Minarak Lapindo Jaya. “Sudah tinggal tanda tangan oleh Menkeu,” kata Basuki, usai mengikuti rapat di kantor Wakil Presiden, Jumat (3/7).

Pemerintah dan PT Minarak Lapindo, menurut dia telah setuju dengan poin-poin kesepakatan, termasuk perihal besaran bunga yang harus dibayarkan Minarak, sebesar 4,8 persen selama empat tahun. Karena itu, pencairan hanya menunggu penandatangan perjanjian dalam waktu dekat.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan mulai membayar dana talangan untuk korban lumpur Lapindo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sebesar Rp 827,1 miliar pada akhir Juni 2015. “Dana talangan yang dibayarkan pemerintah sebesar Rp 827,1 miliar tersebut telah sesuai dengan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” papar Basuki.

Adapun pembayarannya akan langsung melalui Menteri Keuangan dan tidak lagi melalui Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS). Tetapi, menurut Basuki belum ada mekanisme lebih rinci perihal pembayaran ganti rugi tersebut. Pasalnya, masih akan dirundingkan oleh tim di bawah Menteri Keuangan.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here