SHARE
Salah satu area pertambangan PT Freeport Indonesia.

Jakarta, GEO ENERGI – Hari ini, Kamis (2/7), CEO Freeport McMoran James R Moffet kembali menyambangi Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Informasi yang dihimpun Geo Energi, pertemuan itu bakal membicarakan status kerja dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Selain itu, pertemuan juga membicarakan perpanjangan ekspor dan membangun smelter, kemudian amandemen perpanjangan kontrak Freeport serta dan MoU kontrak.

Dikomfirmasi usai melakukan rapat, Menteri ESDM Sudirman Said yang juga ikut dalam pertemuan tersebut membantah adanya pembicaraan mengenai perpanjangan KK.

“Sekarang tinggal kita belum berbicara keputusan mengenai perpanjangan, tapi berbicara tentang persiapan menuju situ, karena legalnya harus disiapkan,” kata Sudirman di Istana Presiden, Jakarta.

Sudirman menjelaskan soal perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), karena hal itu merupakan amanat UU Minerba. Di mana setelah UU Minerba diundangkan, maka seluruh kontrak-kontrak karya harus turun menjadi IUP atau IUPK.

“Jadi tidak ada hubungan. Sekarang mereka mengajukan apakah bisa konversi dari KK dilakukan secepat mungkin, dan itu menjadi jalan untuk mencari jalan keluar,” paparnya. Meski demikian, mantan Dirut PT Pindad ini mengaku tengah melakukan diskusi dengan para ahli hukum untuk keberlangsungan iklim investasi.

“Tapi nanti, kita sedang diskusikan dengan ahli hukum, bagaimana caranya iklim investasi itu memberi pesan kepastian hukum mengenai kelangsungan itu. Jadi, jangan membayangkan mereka maju sekarang, kemudian diberikan untuk jangka waktu panjang, itu tahapan-tahapan akan kita ikuti. IUPK-nya sedang kita kaji,” pungkas Sudirman.(REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here