SHARE
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan

Jakarta, GEO ENERGI – Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memeriksa Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pencetakan sawah Kementerian BUMN Tahun 2012-2014 di Ketapang, Kalimantan Barat.

Kuasa hukum Dahlan Iskan, Yusril Ihza Mahendra menyatakan klienya diperiksa Bareskrim terkait kasus dugaan korupsi cetak sawah yang diselengarakan Kementerian BUMN. Pantauan Geo Energi, Dahlan tiba di Gedung Bareskrim pukul 09.00 WIB,dan ia tidak banyak berkomentar kepada awak media.

Dalam proyek bernilai Rp317 miliar itu, Bareskrim Polri menduga pengerjaan proyek cetak sawah tidak sesuai dengan kontrak dan ditemukan adanya lahan fiktif. PT Sang Hyang Seri (SHS), dalam proyek ini merupakan BUMN pangan menjadi penanggung jawab.

Dalam proyek tersebut, PT SHS dibantu PT Hutama Karya, PT Brantas Abipraya, PT Yodya Karya, dan PT Indra Karya. Adapun beberapa BUMN yang diketahui turut mendukung pelaksanaan proyek tersebut dari segi pendanaan, di antaranya PT BNI, PT Pertamina, PT Pelindo II, PT BRI, dan PT PGN.

Informasi yang dihimpun Geo Energi, kasus tersebut diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here