SHARE
Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak.

Balikpapan, GEO ENERGI – Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak menegaskan Pemerintah
Provinsi Kaltim sangat setuju bila pengelolaan Blok Mahakam melibatkan perusahaan daerah (Perusda).

“Pemerintah provinsi mendukung bila pusat menunjuk Pertamina melanjutkan pengelolaan Blok
Mahakam yang akan berakhir 2017. Sesuai Peraturan Menteri ESDM No 15/2015, Kaltim melalui
perusahaan daerahnya akan mendapat alokasi PI maksimal 10 persen. Sedangkan pengelola lama Total
Indonesie dan Inpex Corporation memperoleh 30 persen,” kata Awang Faroek, Senin (29/6).

Dikatakan Awang, pelibatan Perusda Kalimantan Timur sangat tepat. Kendati demikian, ia menilai masih perlu diperjuangkan terkait besaran Participating Interest (PI) untuk daerah. Dengan keterlibatan daerah, menurut dia pemerintah daerah diharapkan memperoleh benefit lebih besar.

Dalam pengelolaan Blok Mahakam, menurut dia ada dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang siap mengelola, yakni Mandiri Migas Pratama (MMP) milik Pemprov Kaltim dan Tunggang Parangan milik Pemkab Kutai Kartanegara.

Awang menyayangkan, Peraturan Menteri ESDM Nomor 15/2015 tidak meminta masukan daerah terkait besaran PI. Padahal, dalam pertemuan di Jakarta pada 19 Juni 2015 lalu, Menteri ESDM mengatakan bakal ada pertemuan antara Kementerian ESDM dengan Pemprov Kaltim.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here